Mendapatkan pekerjaan jarak jauh impian Anda

Kami memiliki semua strategi yang Anda perlukan untuk sukses, dari memformat resume hingga menjalani wawancara online.

Seseorang sedang mencari pekerjaan jarak jauh dengan laptop

Maraknya pekerjaan jarak jauh telah menciptakan lebih banyak peluang bekerja bagi banyak orang. Sekarang Anda tidak lagi harus tinggal di dekat kantor perusahaan—atau pindah tempat tinggal—untuk bekerja di perusahaan mereka. Namun, ada harga yang harus dibayar untuk kebebasan jenis baru ini. Jika tidak ada bedanya dengan ribuan resume lain yang dikirimkan secara online, resume Anda tidak akan diperhatikan. Untuk membangun kesan yang baik dalam wawancara melalui panggilan video, Anda perlu memiliki banyak keterampilan baru. Hampir 40% manajer rekrutmen mengatakan bahwa nuansa wawancara terdampak oleh peralihan ke rekrutmen jarak jauh. Jangan stres! Ada banyak cara untuk menjadi menonjol, bahkan di antara ribuan pelamar. 

Kalahkan bot dan buat resume Anda menonjol

Semakin banyak perusahaan menggunakan perangkat lunak kecerdasan buatan (AI) untuk menjalankan penyaringan pelamar kerja. Anda perlu memahami cara kerja teknologi rekrutmen ini agar Anda bisa mendapatkan manfaatnya. Untunglah, beberapa strategi sederhana bisa membantu meningkatkan peluang resume Anda untuk lolos dari perangkat lunak dan dibaca oleh seorang manusia yang nyata. Lihat empat tips kami ini:

1. Pastikan robot dapat membaca resume Anda

Meskipun perangkat lunak pelacak pelamar semakin cerdas, kemampuannya untuk mengenali sesuatu masih terbatas. Periksa format resume Anda dan hindari elemen grafis, font yang keren, dan yang terpenting, teks di dalam gambar. Microsoft Word biasanya lebih disukai daripada mengunggah PDF, HTML, atau jenis file lainnya. Dokumen Word bisa dipindai dengan mudah oleh program AI.

Contoh surat lamaran pekerjaan dengan kata kunci yang disorot

2. Gunakan kata kunci

Perangkat lunak pelacak pelamar bekerja dengan memindai teks di resume untuk mencari kata kunci sebelum memberikan skor kesesuaian dengan pekerjaan. Apabila memungkinkan dan sesuai, sertakan kata kunci dari deskripsi pekerjaan yang sebenarnya untuk mendapatkan skor setinggi mungkin. Selain itu, periksa kembali apakah semua informasi lain yang diperlukan sudah benar, seperti bulan dan tahun Anda mulai dan berhenti dari pekerjaan Anda di masa lalu.

Anda mendapatkan undangan wawancara kerja online! Langkah selanjutnya adalah direkrut.

Yang umum dilakukan saat ini adalah perusahaan mengadakan setidaknya satu kali wawancara melalui Zoom sebagai bagian dari proses perekrutan. Dengan sedikit persiapan, Anda bisa memanfaatkan hal ini. Bayangkan komedi panggung dengan improvisasi ketika lelucon yang dilontarkan kurang lucu, dan bandingkan dengan film yang dirancang dengan baik, dan dengan pengaturan waktu yang sempurna. Film selalu lebih lucu. Ikuti tujuh langkah mudah berikut untuk menjalani wawancara online dan mendapatkan pekerjaan:

1. Menyiapkan dan mengatur

Simpan semua dokumen lamaran Anda untuk suatu pekerjaan tertentu di folder yang rapi. Biasanya, kandidat membawa dokumen ini saat wawancara untuk berjaga-jaga apabila pewawancara meminta atau perlu melihatnya. Anda tetap harus siap bahkan saat melakukan panggilan video, dan jangan membuang waktu dengan mengklik berbagai folder atau mencari versi yang benar. 

Dropbox memudahkan Anda menyimpan, mengatur, dan membagikan masing-masing resume. Anda bahkan bisa melakukan pengeditan langsung dari Dropbox dengan integrasi Microsoft dan Google.

2. Memeriksa teknologi

Langkah pertama untuk memastikan bahwa semua hal berjalan dengan lancar adalah dengan memeriksa ulang semua teknologi Anda. Ikuti daftar periksa berikut satu hari sebelum wawancara:

  • Pastikan komputer atau kamera web Anda berfungsi dengan baik.
  • Uji koneksi internet dan wifi Anda. Lakukan penelusuran "uji kecepatan internet" di Google, klik "Run Speed Test", dan pastikan layanan Anda berjalan dengan lancar.
  • Periksa tingkat audio untuk mikrofon Anda. Earbud dengan mikrofon bawaan akan membantu mengurangi kemungkinan gema. Jika menggunakan earbud nirkabel, periksa apakah koneksi Bluetooth berfungsi.

3. Mengatur tempat

Ikuti daftar periksa berikut ini untuk menyingkirkan gangguan, sehingga Anda dan pewawancara bisa berfokus untuk saling mengenal:

  • Tenang! Tutuplah pintu dan jendela, mintalah teman sekamar atau anggota keluarga memberikan privasi, matikan dering ponsel Anda. Lakukan apa pun yang diperlukan untuk mencegah kebisingan di latar belakang yang dapat mengganggu alur wawancara.
  • Idealnya, duduklah di depan dinding kosong. Jika tidak bisa, pastikan latar belakang Anda rapi dan tidak berantakan. Jangan sampai pesona Anda kalah oleh keadaan yang kacau.
  • Gangguan kadang terjadi. Kemungkinan, gangguan juga terjadi pada pewawancara Anda. Jika teman sekamar atau salah satu anak Anda masuk ke ruangan pada saat wawancara, jangan panik. Minta maaflah dengan tenang dan mintalah waktu sejenak. Matikan video dan audio, keluarkan mereka dari ruangan, dan kembalilah bekerja. Anda tidak selalu bisa mengendalikan lingkungan sekitar, tetapi Anda bisa mengendalikan cara menangani situasi—dan pewawancara Anda akan memperhatikan reaksi Anda. 
Seseorang sedang memperkenalkan diri dalam wawancara online

4. Pencahayaan, kamera, ...

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa beberapa orang selalu terlihat bagus di kamera? Mereka bukan orang istimewa. Yang istimewa adalah kamera, dan terutama pencahayaannya! Ikuti langkah berikut untuk mendapatkan tampilan terbaik Anda:

  1. Letakkan kamera sejajar dengan mata dan posisikan kepala di bagian sepertiga atas layar komputer, bukan di tengah.
  2. Jika memungkinkan, gunakan lampu yang lembut dan tidak menyorot langsung. Jika Anda memiliki lampu yang bisa diatur arah sorotannya, arahkan lampu ke dinding putih di depan Anda. Jika Anda memiliki lampu meja biasa, tutuplah dengan kain tipis untuk menyebarkan sorotannya.
  3. Sumber cahaya harus selalu berada di depan Anda, bukan di belakang atau tepat di atas Anda.
  4. Yang terbaik adalah cahaya alami. Cahaya dari jendela sering kali lebih baik daripada cahaya dari alat profesional sekalipun.

5. Berpakaian dengan pantas

Persiapan atau pencahayaan sebaik apa pun tidak ada gunanya jika Anda menjalani wawancara virtual masih dengan memakai piama. Berpakaianlah dengan pantas untuk menunjukkan kepada manajer rekrutmen bahwa Anda serius terhadap pekerjaan ini:

  1. Cari tahu budaya perusahaan tersebut sebelum Anda memilih pakaian. Kata kakek, pakaian formal adalah yang terbaik. Namun, pakaian yang bersih dan kasual lebih baik bagi banyak perusahaan, terutama yang di bidang mode dan teknologi.
  2. Jangan memakai pakaian yang mengganggu perhatian. Nuansa warna permata tampak bagus di depan kamera dan tidak akan memancing perhatian yang tidak diperlukan.

6. Berlatih agar sempurna

Wawancara jarak jauh mungkin terasa aneh. Satu-satunya cara agar benar-benar merasa nyaman adalah dengan berlatih. Carilah anggota keluarga atau teman yang penyabar dan lakukan simulasi wawancara video sebanyak yang sanggup Anda lakukan. Ikuti beberapa tips berikut ini agar merasa alami dan percaya diri di depan kamera:

  1. Latih kontak mata dengan kamera, bukan dengan orang yang mewawancarai Anda. Awalnya memang terasa janggal, tetapi penelitian menunjukkan bahwa menatap langsung ke arah kamera akan menciptakan hubungan lebih kuat antara Anda dan pewawancara.
  2. Tersenyumlah dan bersikaplah sedikit lebih bersemangat dibandingkan ketika bertemu secara langsung. Ekspresi wajah dan gerak tangan yang sedikit dilebih-lebihkan akan membuat Anda tampak lebih alami di kamera.
  3. Pertahankan bahasa tubuh yang percaya diri dan ramah. Duduklah dengan tegak dengan bahu ditarik ke belakang sepanjang waktu. 
  4. Berlatihlah menjawab pertanyaan umum dalam wawancara. Mengapa Anda berhenti dari pekerjaan terakhir? Mengapa Anda menginginkan pekerjaan ini? Mengapa Anda adalah kandidat terbaik? Apa kelemahan terbesar Anda?

7. Mencatat dan menindaklanjuti

Buatlah catatan selama wawancara dan kirimkan email kepada perekrut atau manajer rekrutmen dalam waktu 24 jam dari wawancara Anda. Pastikan bahwa Anda:

  1. Menulis fakta pribadi yang menarik tentang pewawancara. 
  2. Mencatat penjelasan tentang jabatan pekerjaan tersebut dan bagaimana Anda akan bekerja dengan mereka.
  3. Pastikan Anda meminta alamat email kantor mereka.
  4. Kirimkan catatan tindak lanjut untuk berterima kasih kepada pewawancara atas waktu mereka. Akan sangat berguna jika Anda bisa menyebutkan beberapa detail dalam percakapan, agar email terasa lebih pribadi. 

Dropbox Paper adalah cara terbaik untuk membuat dan mengatur catatan. Pelajari cara menggunakan Paper di sini.

Dropbox dapat membantu Anda bertahan—dan berkembang—di dunia pekerjaan jarak jauh

Pelajari selengkapnya tentang Dropbox Business