Cara mempermudah orientasi dengan Dropbox Paper

Templat jadwal orientasi dibuat di Dropbox Paper

Saat Anda bertanggung jawab untuk menyiapkan karyawan baru agar sukses di hari pertama, banyak tekanan untuk tetap tertata rapi. Karyawan mengandalkan Anda untuk membantu mereka mulai bekerja.

“Orang-orang tidak dapat melakukan pekerjaan terbaik mereka dan membawa kita ke tingkat selanjutnya jika kesulitan masuk ke ruang rapat, mendaftar layanan manfaat, atau saat pertama kali mereka mendapat gaji,” kata Joe Topasna, Analis Operasi SDM di Dropbox. 

Beberapa ahli SDM menemukan cara mengurangi tugas berulang dan fokus untuk menjadikan pengalaman lebih personal. Di Dropbox, tim SDM kami menggunakan Dropbox Paper untuk membuat orientasi lebih mudah. Paper adalah ruang kerja kolaboratif yang dapat membuat hampir semua bagian orientasi menjadi lebih efisien. Untuk menunjukkan caranya, kami berbicara dengan beberapa orang di Dropbox yang bertanggung jawab untuk mengubah karyawan baru kami menjadi karyawan bintang. 

1. Buat templat dokumen

W-4s. I-9s. Dokumen Kepatuhan Negara. Bukanlah cara yang paling menginspirasi untuk mengatakan “Selamat datang di pekerjaan baru Anda,” bukan? Untungnya, ada beberapa cara untuk menyederhanakan semua dokumen tersebut.

Seperti yang diketahui tiap ahli SDM, proses orientasi bersifat berulang. Apa yang berhasil beberapa tahun lalu mungkin tidak berhasil hari ini. Misalnya, informasi layanan manfaat berubah dari satu bulan ke bulan berikutnya. Jadi menjaga agar semua dokumen terkait tetap mutakhir bisa menjadi hal yang sulit. 

Namun, setiap kali tim SDM Dropbox membagikan dokumen Paper dengan kelas orientasi, tim bisa memastikan karyawan baru memiliki akses ke detail terbaru dengan memperbarui teks atau menambahkan tautan ke dokumen Paper terkait.

“Dengan Paper, kami bisa membuat perubahan pada dokumen dan orang lain bisa melihatnya secara langsung, sehingga kami tidak perlu mengirim revisi,” kata Dorena Sanchez, Analis Benefits Employee Experience di Dropbox. “Kami juga dapat berkomentar dan meminta orang lain untuk meninjau berbagai hal langsung di dokumen tersebut, dan hal itu sangat membantu tim kami. Kami dapat mengulangi instruksi kami kapan pun. Karyawan baru bahkan tidak perlu mengeklik muat ulang untuk melihat perubahan.”

Mereka juga menghemat waktu dengan menggunakan templat yang memungkinkan mereka untuk menghindari kesulitan membuat kumpulan dokumen baru untuk masing-masing kelas yang masuk. Ketika tim Dorena menggunakan kembali dokumen secara berulang, mereka menggunakan fitur “jadikan templat”. 

Fitur “jadikan templat” di Dropbox Paper

Membuat templat sendiri dari dokumen Paper itu mudah. Anda juga dapat menggunakan templat siap pakai kami untuk membantu tim Anda memulai proyek dengan catatan rapat, rencana proyek, ringkasan kreatif, dan banyak lagi.

Pekan ini, kami memperkenalkan templat orientasi karyawan baru (ditunjukkan di bawah) yang dapat digunakan tim SDM perusahaan apa pun. Ini dirancang secara khusus untuk mempermudah pekerjaan hari pertama tim Anda. Templat hanya tersedia dalam bahasa Inggris, dan akan segera tersedia di mobile.

Templat orientasi karyawan baru Dropbox Paper

Templat orientasi karyawan baru Dropbox Paper

2. Berikan daftar periksa yang mudah

Dengan banyak hal yang terjadi di hari pertama, sangat mudah melupakan apa yang harus dilakukan dan kapan waktu untuk melakukannya. Itulah mengapa tim SDM kami menggunakan daftar periksa secara intensif. Dengan Paper, Anda dapat membuat daftar untuk dilakukan dengan cepat, dan menugaskan tiap pekerjaan ke orang-orang dengan @mention yang mengirim notifikasi email untuk memberi tahu mereka tanggal tenggat pekerjaan mereka.

Tangkapan layar animasi menunjukkan fitur daftar periksa di Dropbox Paper

“Kami baru saja menerapkan daftar periksa manfaat di akhir tahun lalu,” kata Dorena. “Sebelum itu, terdapat presentasi 60 slide yang kami bagikan dengan karyawan dan hanya berharap mereka mengingat tiap-tiap detailnya.” Dorena mengatakan bahwa dia segera menyadari jika ini tidak mudah untuk karyawan baru—terutama saat tim lainnya meminta perhatian mereka untuk melengkapi formulir. Dari semua dokumen, ada pekerjaan baru yang harus dipelajari. 

Setelah menerapkan daftar periksa dokumen Paper, Dorena dan tim menemukan bahwa itu tidak hanya menyederhanakan proses, tetapi juga membantu perhatian karyawan baru fokus pada apa yang paling penting. “Sekarang kita bisa mengatakan di awal presentasi, ‘Jangan coba-coba mengingat ini. Cukup lihat daftar periksa.’ Orang-orang tertawa, tetapi sungguh, mereka hanya perlu mengingat daftar periksa.”

Tangkapan layar menunjukkan daftar periksa Manfaat di Dropbox Paper

Menugaskan pekerjaan dan menetapkan tanggal jatuh tempo di Dropbox Paper

Tangkapan layar menunjukkan fitur penugasan pekerjaan di Dropbox Paper

3. Tambahkan visibilitas dan transparansi

Dengan fitur info penayang di Paper (ditunjukkan di bawah), tim SDM dapat mengirim dokumen ke karyawan baru, kemudian memeriksa kembali untuk melihat siapa saja yang membukanya (dan siapa saja yang belum membukanya). Dengan cara ini, kata Dorena, mereka dapat memastikan semuanya yang perlu bergerak cepat telah menerima informasi tersebut. “Terkadang kami mendapat pertanyaan seperti: ‘Di mana saya menemukan informasi ini?’ Kami akan menjawab, ‘Sepertinya Anda belum membuka dokumen ini. Dokumen ini akan menjadi teman baik Anda. Ikuti langkah demi langkahnya dan Anda tidak akan melewatkan apa pun.’”

Melacak kemajuan dengan fitur info penayang di Dropbox Paper

Tangkapan layar animasi menunjukkan fitur informasi penayang di Dropbox Paper

Plus, Paper memungkinkan siapa saja yang diundang ke dokumen untuk melihat proses pengeditan yang sedang berlangsung. Anggota tim yang telah diberikan akses pengeditan dapat membuat perubahan, dan dua orang atau lebih dapat merevisi di waktu yang sama. Mereka yang hanya diberi akses untuk melihat dapat menambahkan komentar untuk bertanya tentang konten atau membuat perubahan yang disarankan. Percakapan yang seringkali tertimbun di utas email dapat dilihat di konteks di samping konten di komentar dan balasan.

Menambahkan komentar di Dropbox Paper

Tangkapan layar animasi menunjukkan fitur komentar di Dropbox Paper

Di Dropbox, kami sangat percaya dalam memperbolehkan karyawan untuk belajar dari satu sama lain karena kami bekerja bersama dan belajar dari masa lalu kami dengan mengingatnya kembali. Paper membantu karyawan baru bergerak dengan cepat, karena satu pencarian di Paper menghasilkan dokumen dari proyek di seluruh organisasi.

“Sebagai perusahaan, kami sangat transparan tentang apa yang bisa kami perbaiki untuk produk yang kami buat,” kata Joe. “Siapa pun bisa mencari hal yang telah terjadi. Kami tidak melarang hal tersebut. Di tingkat perusahaan, itu adalah standar. Orang-orang terpesona dengan hal itu. Karyawan baru akan datang kepada saya dan berkata ‘Saya bekerja di perusahaan teknologi XYZ sebelumnya dan hal itu dirahasiakan.’ Itu adalah sesuatu yang baru bagi orang lain.”

Tentunya, tidak setiap perusahaan memiliki budaya transparansi yang sama. Untuk perusahaan yang hanya ingin membuat konten tertentu menjadi publik, Paper dirancang untuk memungkinkan admin TI menyesuaikan siapa saja yang dapat melihat sesuatu melalui pengaturan khusus pada tiap dokumen Paper. 

“Saya pernah bekerja di perusahaan non-teknologi lainnya dan telah melihat proses mereka sebagai karyawan baru,” kata Dorena. “Kertas fisik dan instruksi monoton. Saya merasa bahwa perbedaan antara orientasi di sini dan di perusahaan lainnya adalah otomatisasi dan visibilitas instruksi. Di perusahaan lain, mereka akan berkata, ‘Begini cara Anda mendaftar layanan manfaat. Semoga berhasil.’ Di sini, kami mengatakan, ‘Begini cara Anda mendaftar layanan manfaat. Dan beginilah cara Anda menemukan dokter. Serta, begini cara Anda membuat janji.’“

4. Sederhanakan tanggapan untuk pertanyaan karyawan baru 

Pada hari tertentu, salah satu pekerjaan yang paling umum yang ditangani tim SDM adalah pertanyaan karyawan. “Saya mungkin mendapat sekitar 30-40 pertanyaan dalam sehari,” kata Dorena. “Tetapi sebagian besar berkaitan dengan medis, sehingga jawaban tidak bisa diberikan dengan cepat dan mudah. Mungkin ada sekitar 40-50 pertanyaan standar dalam seminggu, berulang-ulang dalam satu siklus: ‘Bagaimana cara mendaftar hal ini?’ lalu seminggu kemudian: ‘Kapan saya mendapat ID medis saya.'"

“Paper telah menjadikannya sederhana dan saya hanya perlu waktu 15 menit sehari, bukan 3 jam terus menerus dari waktu ke waktu,” katanya. “Karena konten kami sudah sangat dikembangkan, kami tidak perlu mengetik informasi yang sama berulang-ulang atau mencoba menyesuaikannya untuk masing-masing karyawan. Saya cukup membalas dan membagikan dokumen Paper serta mengatakan ‘Anda bisa menemukan informasi tersebut di sini.’”

Mengundang rekan tim ke dokumen Paper bersama

Tangkapan layar animasi menunjukkan cara berbagi dokumen Dropbox Paper

5. Terapkan permainan ke dalam pekerjaan yang sangat sulit

Untuk membuat pekerjaan dengan dokumen yang sangat melelahkan menjadi lebih ringan dan membuat karyawan baru tetap terlibat, tim SDM di Dropbox memutuskan untuk menerapkan permainan dalam prosesnya. Mereka menciptakan scavenger hunt (permainan berburu) yang memandu karyawan baru dalam pendaftaran dan memperkenalkan kepada mereka salah satu alat penting yang digunakan perusahaan untuk mengoordinasikan proyek dan berkomunikasi dengan karyawan—Dropbox Paper. 

“Saya menggunakan scavenger hunt, yang berfungsi sebagai tur halaman manfaat kami, sebagai pengantar Paper,” kata Dorena. “Kami menggunakan informasi manfaat dalam dokumen Paper untuk menunjukkan informasi pendaftaran awal kepada mereka. Kemudian kami mengirim daftar terperinci kepada mereka tentang hal-hal yang harus dilakukan pada tanggal-tanggal tertentu. Saya rasa ini menunjukkan betapa bermanfaatnya kolaborasi ini. Karena dengan fitur informasi penayang, Anda dapat melihat wajah dan nama karyawan baru lainnya yang melihat dokumen.”

Karyawan baru melakukan scavenger hunt untuk dokumen Paper

Tangkapan layar menunjukkan scavenger hunt karyawan baru di dokumen Dropbox Paper

“Saya baru-baru ini bergabung dengan tim dan sangat menikmati scavenger hunt,” kata Tony Hue, Manajer Pemasaran Siklus Hidup di Dropbox. “Meskipun saya masih merasa sedih karena tim kami tidak memenangkan scavenger hunt, hal itu bisa jadi cara terbaik untuk bergerak cepat dalam mempelajari dasar-dasar Paper dan berkenalan dengan kehidupan di Dropbox.”

Untuk mempelajari bagaimana Dropbox Paper dapat membuat orientasi dan tugas lainnya lebih mudah untuk tim Anda, lihat dropbox.com/paper.

Cari tahu apa lagi yang dapat Dropbox lakukan untuk tim SDM Anda.

Hubungi Dropbox